Selasa, 18 Februari 2014

RENDANG HEMAT RENDANG NIKMAT (UDA GEMBUL) PLUS KERING KENTANG CIAMIK

Assalamualaikum semuanya...

berawal dari tawaran untuk icip rendang yang cocok banget dibawa untuk travelling dan oleh2 apalagi untuk dikirim ke luar negeri yang notabenenya kadang kangen banget sama masakan indonesia... bunda jadi icip deh sama ini rendang... dann malah ditawarin jadi resellernya... hihihiih.. jiwa bisnis dan dagang mode on... 

tapi karena bunda pengennya fokus aja sama dagangan baju muslimnya.... jadi si ayah lah yang ambil untuk dagang ini rendang  (tapi tetep minyak kemiri dan shampoo kemirinya jualan juga ya..)

Terus hasil reportase bunda tentang ini rendang adalah:
  1. sueerrr rasanya enak... ga perlu repot masak seharian (karena untuk masak rendang kaya gini, perlu 1 kg daging dengan 10 kelapa untuk santannya, plus bumbu ajib langsung dari padang dan masaknya seharian pake kayu bakar kalo menurut si uni yang suka bikinin rendang klo bunda tanyain) untuk dapet hasil rendang yang kaya gini.. karena rendangnya tetep basah dan bumbunya ajib..
  2. udah ada label HALAL dari MUI nya
  3. udah ada ijin DEPKESnya
  4. Tinggal pilih level kepedesannya (0,1,3,5,10)
  5. cocok banget buat traveling... atau oleh2 untuk keluarga atau tamu yang tinggal di LUAR NEGERI..
  6. tinggal buka kemasannya, bisa langsung santap sama nasi anget.. kalo mau diangetin juga bisa tinggal direndem di air panas (dengan plastiknya) atau di angetin di microwave (tanpa plastik)... 
  7. penyelemat di saat ada tamu tapi  bunda lagi males masak... tinggal angetin rendang.. buka toples yang isinya KERING KENTANG, terus oseng2 sayuran yang ada di kulkas siaaap deh jamuan ENDANG GURINDANg untuk tamu... 
  8. Kering KEntang nya ini bunda bilang "NARKOBA" jenis baruu.. iya kenapa dibilang narkoba.. ya ampun ini dede bila (17bulan), kaka zahra dan ayah ibnu kalo udah buka ini toples kering kentang ga bisa berhenti tangannya ngambilin kering kentang terus masukin ke mulut lagi dan lagi sampe abisss.... ya ampunnn.. terpaksa kalo udah begini bunda jadi "si TANGAN BESI" langsung ambil toplesnya tutup dan rebut terus diumpetin sampe waktu makan tiba... karena kalo didiemin ga sampe 1 jam udah abis ludesss.... 
Jadi kalo ditanya kenapa AYAH mau jualin ini rendang dan kering kentang.. KARENA AMAN, HALAL, ENAK, tahan lama, RESEP KELUARGA dan PRAKTIS bangett..... harga AMAN DIKANTONG.. dan bisa DIKIRIM KE DALAM NEGERI maupun LUAR NEGERi...

kering kentang nan ciamik...
  oke ini sejarah si uda gembulnya (hasil KEPO bunda atas dagangan ayah yang terkadang kok ngalahin omzet bunda)...
rendangnyaaa

level 0 cocok untuk anak2

cocok untuk yang suka rendang biasa

untuk yang gilaaa pedass

enak bangett... my favorit...

ini best selllerrrrr

VIVAlife - Gufron Syarif kelimpungan di kamar kosnya, Australia. Sebagai mahasiswa perantau, ia tak bisa lepas dari makanan khas Indonesia. Padahal, susah sekali mendapatkannya di sana. Di toko-toko Asia, tak ada makanan tradisional yang bisa membuatnya menitikkan air liur.

Saat itulah, mahasiswa jurusan Business IT itu bertekad. Suatu saat, ia akan meringankan beban mahasiswa perantau dengan membuatkan mereka makanan khas Indonesia yang tahan lama. Kebetulan, Gufron memang hobi memasak.


Namun, cita-cita itu tinggal menjadi impian. Lulus kuliah tahun 2007, ia pulang ke Indonesia dan langsung bekerja di sebuah bank. Tiga tahun keinginannya mencipta masakan harus terpendam. Lepas dari bank, ia menjadi dosen di Universitas Padjajaran, Bandung.


Tak dinyana, ia kemudian menikah dengan seorang perempuan asal Padang. Itu membuatnya sering menginjakkan kaki di Tanah Minang. Gufron pun berpikir, tak ada salahnya belajar memasak rendang. Namun, mertuanya kebetulan tak bisa mengolah daging berbalut bumbu itu.


“Tidak semua orang bisa, karena masak rendang itu ribet,” kata Gufron saat dihubungi VIVAlife, Kamis, 24 Oktober 2013.


Lelaki 30 tahun itu akhirnya belajar otodidak. Ia banyak membaca buku resep rendang. Gufron juga tak lelah bereksperimen. Tiga kali ia mencoba memasak rendang. Ia berbelanja sendiri, menjajal bumbu demi bumbu. Hasil eksperimennya, ia bagikan pada orang-orang dekatnya.


Sambutan mereka ternyata positif. Gufron pun makin bersemangat. September 2012, ia resmi membuka usaha rendang kemasannya. Diberinya nama: Rendang Gaul ‘Uda Gembul’. Modal awalnya, kata Gufron, hanya Rp150 ribu. Ia gunakan untuk membeli satu kilogram daging.


Visinya saat itu sederhana saja, memasarkan rendang kemasannya untuk mahasiswa perantau di negeri orang. Namun ternyata, nasib menghendaki lain. Pasar dalam negeri begitu bergelora. Dari Bandung, ia bisa menjual rendangnya sampai ke Surabaya, Malang, Balikpapan, dan Samarinda.


Lama-lama, targetnya mengimpor rendang kesampaian juga. Seorang mahasiswa S2 di Korea memintanya mengirim rendang untuk dijual kembali di Negeri Ginseng. Demikian pula seorang mahasiswa di New Castle, Inggris. Salah satu TKI di Taiwan pun mengajukan permintaan serupa.


Rendang itu dipasarkan dari mulut ke mulut, terutama di kalangan perantau asal Indonesia yang ada di negeri seberang. Toko-toko khusus Asia mulai menjualnya. Kantor-kantor Kedutaan Indonesia pun menyimpannya.
  
Rahasia Rendang ‘Uda Gembul’

Apa yang sebenarnya membuat rendang ala Gufron sangat diminati pasaran? Padahal, rendang itu bukan asli Padang seperti pada lazimnya. Rupanya, Gufron memberi cita rasa yang berbeda pada rendangnya.


“Rempahnya lebih berasa. Bumbunya saya kombinasikan dengan rempah asal Aceh dan Lampung,” katanya menerangkan.


Rendang buatannya juga tahan lama. Jika masih dalam kemasan, batas kadaluarsanya sembilan bulan. Namun, jika sudah dibuka, ia hanya akan tahan satu sampai dua hari. Meski begitu, Gufron menekankan rendang kemasannya tanpa bahan pengawet.


Ia mengemasnya dengan teknologi canggih. Setahun berdagang rendang, ia sudah punya pabrik sendiri. Di sana, daging rendang dikemas dalam plastik steril yang diberi uap panas dan dingin untuk menghambat pertumbuhan mikroba.


“Rendang dibungkus plastik food grade, kemudian udara di dalamnya divakum. Setelah itu dipanaskan dengan uap lebih dari 80 derajat celcius, lalu langsung didinginkan dengan uap beku,” Gufron menjelaskan. Kini, ia bisa memproduksi 100 kilogram daging rendang per harinya.


Yang juga unik, Rendang Gaul ‘Uda Gembul’ punya level kepedasan. Masing-masing dibedakan dengan angka dan kemasan berwarna-warni ceria. Level 0, warna kemasannya hijau muda, cocok untuk anak-anak karena sama sekali tidak pedas.


Level 1, kemasannya berwarna kuning, rasanya sedikit pedas. Tingkat selanjutnya adalah level 3, dengan kemasan berwarna oranye. Ini merupakan rendang paling laris, karena rasanya pedas sesuai rata-rata.


Berikutnya, ada rendang khusus untuk pecinta rasa super pedas, dengan level 5 dan 10. Warna kemasannya merah dan hitam. Seluruh rendang itu, tersedia dalam dua pilihan, yakni ayam dan paru-paru.


Meski telah sukses, Gufron hingga kini masih mengajar sebagai dosen. Rencananya, ia juga ingin membuka restoran khusus rendang, namun dengan menu-menu modern, seperti burger atau nasi goreng rendang. (umi)

 UNTUK PEMESANANNYA SILAKAN HUBUNGIN AYAH IBNU YA.. 081318701860 (SMS OR WA)... KATANYA ADA HARGA KHUSUS RESELLER... (SYARAT DAN KETENTUAN BERLAKU...)
all level






Selasa, 11 Februari 2014

DUKUNGAN AYAH UNTUK IBU MENYUSUI (AYAH ASI)

Assalamualaikum semuanyaa...

Kali ini tulisan blog saya tergelitik dengan masalah ASI lagi.. tapi kali ini saya pengen banget share apa sih yang bisa dilakukan kaum suami untuk mendukung sang istri tercintanya untuk dapat memberikan ASI yang THE BEST itu untuk anak tercintanya... JADI dari Awal saya akan bilang pemberian ASI dan merawat anak itu bukan hanya tanggungjawab IBU.. tapi juga tanggungjawab seorang AYAH... KENAPA?? dari awal aja udah jelas... waktu "PEMBUATAN" alias " ANU-ANU" bukankah ayah dan ibu saling bekerjasama.. so waktu ada hasilnya maka tetap memerlukan KERJASAMA dari ayah dan ibu kan... dan harus diingat kalo rejeki dalam bentuk UANG bisa dicari2...tapi kalo ANUGERAH ANAK itu pasti ALLAH tau kita bisa menjaga amanahnya kan...

hihi..kayaknya bunda ga pantes ceramah yang makin ga jelas ya... so...ngingetin sekali lagi ya... dari kehamilan sampai mendidik anak sampai mereka besar tanggungjawab bersama.. tapi untuk yang kali ini bunda fokuskan sama dukungan AYAH untuk bundanya menyusui sampai 2 tahun lebih... ijin copas dari tulisan AYAH ASi... klo untuk keasliannya bisa cek di membantu istri menyusui = menyenangkan

 ini tulisannya...
 
Saya termasuk orang yang nggak begitu mengenal dekat sosok Ayah. Nggak begitu banyak memori antara saya dan ayah saya. Almarhum ayah termasuk orang yang sibuk bekerja, mungkin gaji seorang PNS tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarga, hingga sore hari pun harus tetap bekerja sebagai mantri di Puskesmas dekat rumah. Belum lagi kesibukannya sebagai pengurus RW dan pengurus salah satu underbow partai. Kami, nyaris sudah terbiasa tanpa sosok Ayah di rumah. Ketika beliau meninggal dunia pun, tidak terlalu lama kami beradaptasi tanpa kehadirannya, mungkin karena kami sudah terbiasa tanpa ada beliau. Meski kesedihan pasti ada, apalagi suasana Ramadan dan Idul Fitri.

Ketika saya punya anak, ada keinginan yang dalam untuk selalu dekat dengan anak. Bagaimanapun caranya dia harus punya memori sosok seorang ayah yang bisa menjadi teman. Saya sadar, seorang ayah memiliki waktu yang sangat terbatas untuk bisa bersama anaknya. Kita – para ayah – sesungguhnya hanya punya tujuh tahun pertama dalam kehidupannya untuk bisa dekat dengan anak kita. Di tujuh tahun kedua dia mulai sibuk dengan sekolah dasar dan teman-temannya. Di tujuh tahun kedua sudah mulai pergi bersama teman-teman SMP-SMU-nya, mulai punya dunianya sendiri. Apalagi kalau kita beneran tenggelam dalam kesibukan. By the end of the day, kita mulai kangen masa-masa dia waktu kecil dan makan bersama keluarga menjadi formalitas belaka.

Saya nggak mau seperti itu, saya mau anak saya punya memori yang seru dalam masa pertumbuhan dengan Ayahnya. Itu kenapa, saya mau terlibat dalam proses menyusui. Awalnya, menyusui memang seperti monopoli si ibu dan si anak. Hampir tidak ada ruang untuk seorang ayah terlibat di dalamnya, apalagi kalau kita sudah menutup diri dan menganggap menyusui memang urusan istri. Masalahnya, menyusui nggak semudah seorang bayi menghisap payudara lalu ASI keluar begitu saja. Menyusui adalah bentuk komunikasi antara bayi dengan si ibu, antara tubuh bayi dengan tubuh ibu dan antara bayi, ibu dan ayah. Bagaimana mungkin?

Payudara memiliki cara kerjanya sendiri yang tidak bisa digantikan oleh alat secanggih apapun oleh ratusan profesor manapun. Ada dua hormon yang memiliki peranan penting dalam menyusui, yaitu hormon prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin erat kaitannya dengan produksi ASI, sementara oksitosin erat kaitannya dengan kelancaran ASI yang keluar. Hebatnya, hormon oksitosin ini dipengaruhi oleh perasaan dan pikiran seorang ibu dan bisa dirangsang dengan sentuhan, gambar dan suara. Semua perasaan positif akan meningkatkan hormon oksitosin yang artinya akan membuat ASI deras keluar, sebaliknya jika banyak unsur negatif maka akan menghambat hormon oksitosin dan membuat ASI seret. Jadi, apa yang bisa kita – para suami – membantu istri dalam proses menyusui agar ASI tetap lancar dan bisa sukses hingga 2 tahun atau lebih?
Beberapa hal ini mungkin bisa dicoba:
  • Be A Nice Personal Assistant, jika sedang ada di rumah atau pulang kerja, terlibatlah dalam mengurus bayi, menggendongnya, membuat dia tertidur, menggantikan popok, ngajak ngobrol, bermain dan lainnya. Biarkan istri kita beristirahat sebentar. Kalo kita pulang ke rumah untuk beristirahat, lalu istri kita harus pulang kemana untuk beristirahat?
  • Be A Google Man, menyusui banyak tantangannya, mulai dari puting lecet hingga hasil perah yang mungkin menurun. Cari tahu dan banyaklah membaca tentang ASI dan Menyusui, istri kita pasti nggak punya cukup banyak waktu untuk membaca atau riset tentang ini. Gunakan teknologi untuk membantu, follow akun twitter yang berkaitan dengan menyusui.
  • Make your own surprise, istri selalu senang dengan kejutan kecil yang berarti. Yoih, kita nggak perlu membelikan dia tas Hermes dan LV terbaru atau satu setel daleman Victoria’s Secret untuk bikin dia senang. Tapi cukup membuatkan istri sarapan, makan malam atau sekedar memberikan pijitan tanpa diminta. Atau berikan waktu untuk menikmati waktunya sendiri di salon selama seharian. Rasa senang akan membuat hormon oksitosin meningkat dan ASI menjadi lancar.
  • Be A Guardian Angel, di Indonesia ada begitu banyak mitos seputar menyusui yang bisa memengaruhi semangat seorang ibu. Suami harus menjadi benteng pertahanan istri dari segala serangan mitos tersebut. Suami bagaimanapun adalah benteng terakhir seorang istri, jangan biarkan dia merasa berjuang sendirian mengurus anak. Percayalah, menjadi orangtua bukan tugas seorang istri. Menjadi orangtua bukan pekerjaan atau profesi, karenanya adalah tugas seorang suami dan istri untuk menjadi orangtua dan mengurus anak.
  • Best Nurse Ever, menghubungi dokter atau konselor laktasi mungkin akan memakan waktu agak lama ketika istri menemuai tantangan dalam menyusui, apalagi ketika puting lecet atau halangan lainnya. Cari tau segala hal tentang common problems pada menyusui dan cara mengatasinya. Jadilah perawat no.1 bagi istri ketika menyusui.
Last but not least: Find Your Own Support. Kita paling tahu siapa istri kita dan bagaimana membuat dirinya nyaman dan senang. Cari cara sendiri untuk memberikan dukungan buat istri kita. Apapun bentuknya pasti seorang istri akan menghargai usaha kita. Bukankah menikah itu untuk mencapai tujuan bersama? Kalau tidak berusaha bersama lalu apa jadinya?

Happy Breastfeeding.
@a_rahmathidayat

Ughh... saya terharu dengan ayah asi ini... bantu doa semoga keluarganya selalu diberkahi oleh ALLAH SWT... hayooo kaumm ayah.. dukung istri tercinta mu untuk memberikan yang terbaik untuk buah cinta kalian... 


Sabtu, 08 Februari 2014

RESEP CHUROS



Bahan:
- 250 ml air (aku ganti susu cair)
- 100gr mentega
- 150gr tepung terigu protein sedang
- ¼ sdt garam
- 3 butir telur
- pelengkap: taburan gula tepung dan bubuk kayumanis di atasnya, dan minyak goreng untuk menggoreng adonan.

Cara membuat:
1. Masak air (atau susu cair) bersama mentega dan garam hingga mendidih
2. Masukkan tepung sekaligus hingga adonan menyatu dengan merata. Angkat, dinginkan sebentar
3. Pindahkan ke dalam wadah pengocok untuk dimixer. Masukkan telur sedikit sedikit dan aduk hingga rata.
4. Masukkan adonan ke dalam piping bag dan gunakan spuit berbentuk bintang untuk mencetak.
5. Proses mencetak:
 taburi tepung dengan tipis pada wadah yang pipih / datar. Cetak adonan di atasnya sepanjang 6cm. Ulangi hingga semua adonan pada piping bag habis. Bekukan sebentar di dalam freezer (sekitar 10 menit). Keluarkan dan diamkan sebentar sekitar 1-2 menit. Angkat ujungnya dengan garpu secara perlahan hingga semua batang terangkat. Jika ujung adonan masih terlalu keras untuk diangkat, tunggu sekitar 1 menit lagi. Setelah adonan bisa diangkat dari wadah pipih, panaskan minyak dengan api sedang. Setelah minyak benar-benar panas, kecilkan api. Masak adonan hingga kuning kecoklatan atau matang secara merata. Angkat, dinginkan.

6. Taburkan tepung gula dan bubuk kayumanis tipis aja di atasnya dan sajikan dengan cocolan / saus sesuai selera.


Bahan cocolan:
- 100 ml krim kental / whipping cream liquid
- 130 gr DCC (Dark Compound Chocolate), potong/iris kecil-kecil

Cara membuat saus coklat:
1. Lelehkan irisan coklat dengan cara di tim bersama whipping cream.
2. Setelah irisan coklat meleh dan tercampur merata bersama cream, matikan api, angkat, dinginkan sejenak. Hidangkan bersama churros.

bentuk love, spiral dan sisa adonan yang sayang dibuang..hihii.. dark choco nya aku ganti yang hijau (karena tergantung ketersediaan barang)...

Tips..
1. Churos disimpan di freezer biar bentuknya bagus pas digoreng, kalo edisi pertama ku kemarin kekurangan tepung jadi bentuk churosnya aga lembek walaupun sudah di letakkan di freezer..

2. churos cocok untuk sarapan, cemilan di sore hari sambil minum teh sama anak2... pasti berebutan rasanya kayak donut kampung kesukaan kita cuma lebih gurih karena pakai susu dan mentega...heheh..

selamat mencoba ya mom...

Selasa, 04 Februari 2014

NASI KEBULI


Assalamualaikum semuanya...akhir2 ini setiap weekend bunda keranjingan masak sesuatu yang berbeda untuk ayah, anak2 dan keluarga di rumah.. dari BUBUR OAT Gurih plus tuna, CHUROSS (yang lagi ngehits), nasi kebuli sampe soto betawi ala bunda miemie dan Alhamdulillah semua suka dan so far selalu ludes itu makanan sampe lupa di foto step by stepnya dan endingnya.. tapi ada beberapa foto yang bisa diselamatkan sebelum dilahap ludes ... heheheh....  yuk cek resepnya disini:


Resep Nasi Kebuli
Bahan:
300 g beras, cuci bersih
3 sdm minyak sayur
150 g daging sapi atau kambing, bunda presto dulu baru dipotong2...
1/8 sdt pala bubuk
2 butir cengkeh
1 butir kapulaga
1/8 sdt kayumanis bubuk
1 batang serai, memarkan
1/2 sdt garam
450 ml air
bawang merah goreng untuk taburan

Bumbu halus:
2 sdt ketumbar
1/2 sdt jinten
1/2 sdt merica bubuk
1 cm jahe
1 cm lengkuas
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih

Cara membuat:
1. Panaskan minyak sayur, tumis bumbu halus hingga harum.
2. Masukkan potongan daging, aduk-aduk hingga bumbu meresap
3. Tambahkan pala bubuk, cengkeh, kapulaga, kayumanis bubuk, serai, garam, dan air.
4. Masukkan beras, aduk-aduk hingga air terserap habis.
5. Tuang ke dalam pinggan tahan panas, kukus selama 20 menit hingga matang benar.
6. Angkat, sajikan hangat dengan taburan bawang merah goreng di atasnya.


Tips dari bunda:
1. rendam terlebih dahulu berasnya kurang lebih 1 jam, terus tiriskan.. 
2. sediakan pelengkapnya seperti acar nanas+mentimun, dan emping atau kerupuk..
3. makan lah selagi hangat...


nasi kebuli by bunda mimie... taburan atasnya daging yang dipotong2...terus dikasih bawang goreng...yummy....

Minggu, 02 Februari 2014

SIZZLER

Assalamualaikum semuanya...

Oke mau ngebahas tentang sizzler.. ini termasuk salah satu resto mahal kalo bunda bilang, Dulu jaman sekolah sogokan dan traktiran kalo ada temen yang kuliah ya di sizzler tapi sizzler cabang SABANG JAKARTA PUSAT ya.. dulu waktu jaman kuliah sumprit buat bunda ini udah enak bangett.. taaapppiiii sekarang ga enak .. suer rasanya sangat berbeda jauh sama HOLYCOW steak atau lainnya.. buat bunda ga enak .. dan alhamdulillah pas makan disini pas pake voucher jadi ga kerasa lah nyeselnya..hehehe...

Untuk Salad barnya.. cukup komplit dan enak.. tapi jangan ambil banyak2 nanti ga akan kemakan itu main course nya. terus ada juga tempat es krim dan dessert barnya.. klo untuk es krim sangat biasa.. lebih enak mix n matchnya PIZZA HUT... dan dessert barnya buah2nya udah ga enak.. rasanya asem2 termasuk apel dan melonnya.. Kualitasnya udah ga oke.. 

Untuk soup dan skin potato gorengnya enak... yang lainnya biasa semua termasuk main coursenya... kalo bunda ambil double combo yang (beef patty dan teriyaki chicken).. untuk beef patty nya ga enak... enakan punyanya si BLENGER BURGER bumbu nya terasa.. kalo teriyaki chickennya lumayan... soalnya ayam nya tetep juicy...

untuk ayah pesennya double combo (lamb patty dan spicy chicken)... lamb patty nya prengus abisss dan ga enak. kalo spicy chickennya lumayan cuma kegedeaaan kulitnya...

Sekian reportase si sizzler ini.. sayang banget dehh padahal mahal makan disini tapi ko kualitasnya ga terjaga ya sekarang...

salad bar... aneka salad, aneka soup and aneka makanan pembuka (spageti, gorengan, nachos)

tampak depannya
ngeliatin menu utamanya.. karena udah kekenyangan sama salad dan makanan pembuka lainnya

mabokkk.. tambah montok pastinya ini pipi dan badan after dari sini